Register

Login

 

Categories

telematika indonesia
PULSA HANDPHONE
dzarmono.wordpress.com

Guestbook


Archive for December, 2005

Honor Guru Bantu Cianjur Tertunda

Friday, December 30th, 2005

Sedikitnya 1.100 Guru Bantu Sekolah (GBS) SD, SMP, dan SMA angkatan pertama tahun 2002 di Kabupaten Cianjur, dalam dua bulan terakhir belum menerima honor dari pemerintah pusat. Upaya mereka untuk mencari jawaban ke dinas terkait dan kantor pos tempat yang selama ini menjadi tempat mengambil honor tidak membuahkan hasil, karena disana pun mereka tidak mendapat […]

Hasil Olah Cianjur 9

Wednesday, December 21st, 2005

Harga Teh Rakyat Anjlok, Petani Jual Tanah
Cianjur, Usaha perkebunan teh rakyat di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpuruk. Hal ini disebabkan harga teh rakyat di pasaran anjlok hingga Rp 500 per kilogram, sehingga tidak mampu menutupi ongkos produksi. Akibatnya, para petani teh mulai beralih bercocok tanam sayuran. Bahkan, sebagian petani teh telah menjual tanah mereka […]

PUBLIC EXPENDITURE REVIEW SUKABUMI

Wednesday, December 7th, 2005

KOTA SUKABUMI : This report is one of three regional reports – from North Sumatra, West Java and West Nusa Tenggara – which examine regional management of public resources in a decentralized Indonesia. This report focuses on the West Java city (kota ) of Sukabumi (as distinct from the kabupaten, or district of Sukabumi). The […]

Jalur Pariwisata Sukabumi Rusak

Wednesday, December 7th, 2005

Sukabumi  Selama beberapa tahun terakhir, pamor pariwisata di Kabupaten Sukabumi menurun. Selain karena turunnya daya beli, menurunnya minat wisatawan lokal dan mancanegara ke Kabupaten Sukabumi juga disebabkan oleh rusaknya infrastruktur jalan. Situasi ini diakui Wakil Bupati Sukabumi Marwan Hamami di sela-sela syukuran Hari Nelayan ke-46 di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/4).
Peringatan Hari Nelayan diharapkan menjadi […]

Pesantren Awal Bangkitnya Moral Pendidikan

Tuesday, December 6th, 2005

PESANTREN merupakan lembaga pendidikan yang unik, tidak saja karena keberadaannya yang sudah sangat lama, tetapi juga karena kultur, metode, dan jaringan yang diterapkan oleh lembaga agama tersebut. Karena keunikannya, C. Geertz menyebutnya sebagai subkultur masyarakat Indonesia (khususnya Jawa). Pada zaman penjajahan, pesantren menjadi basis perjuangan kaum nasionalis-pribumi. Banyak perlawanan terhadap kaum kolonial yang berbasis pada […]